DEWAN PENGAWAS LEMBAGA PENGELOLA INVESTASI, RESMI DILANTIK PRESIDEN JOKO WIDODO

0
119

JAKARTA, “tabloidnusantara.com” – Anggota Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI), resmi dilantik Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Pelantikan para anggota Dewan Pengawas LPI tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 6/P Tahun 2021 yang ditetapkan di Jakarta pada 22 Januari 2021.

BACA JUGA : HOAX, BERITA PEMERKOSAAN IRT DI INTAN JAYA OLEH APARAT TNI/POLRI

Para anggota Dewan Pengawas LPI yang dilantik tersebut ialah:

1. Menteri Keuangan, sebagai ketua merangkap anggota;

2. Menteri Badan Usaha Milik Negara, sebagai anggota;

3. Haryanto Sahari, sebagai anggota untuk masa jabatan tahun 2021-2024;

4. Yosua Makes, sebagai anggota untuk masa jabatan tahun 2021-2025; dan

5. Darwin Cyril Noerhadi, sebagai anggota untuk masa jabatan tahun 2021-2026.

Pembentukan lembaga tersebut merupakan tindak lanjut dari amanat Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disahkan beberapa waktu lalu.

Dimana nantinya, Lembaga Pengelola Investasi (LPI) ini merupakan lembaga pengelola dana abadi investasi dalam negeri yang dibentuk oleh Undang-Undang untuk meningkatkan dan mengoptimalkan nilai aset negara secara jangka panjang untuk mendukung pembangunan berkelanjutan serta bertanggung jawab kepada Presiden.

Presiden Joko Widodo, dalam keterangan persnya menyampaikan Ini adalah lembaga yang kita harapkan menjadi sebuah alternatif pembiayaan bagi pembangunan negara kita, “Dewan Pengawas LPI (Lembaga Pengelola Investasi) yang kita namakan Indonesia Investment Authority (INA).

“Lima orang yang baru saja dilantik, 2 diantaranya ditetapkan sesuai Undang-Undang Cipta Kerja, yakni Menteri Keuangan dan Menteri Badan Usaha Milik Negara, dan 3 orang dari unsur profesional dan independen yang sebelumnya telah melalui sejumlah proses seleksi serta memperoleh persetujuan DPR.

BACA JUGA : KODAM CENDERAWASIH MENGAJAK WARGA UNTUK DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN

Kedepan, saya yakin dengan pengalaman dan rekam jejak, tim ini kita harapkan mendapatkan kepercayaan baik dari dalam negeri maupun internasional sehingga alternatif pembiayaan yang kita harapkan untuk pembangunan betul-betul bisa kita raih dalam jumlah yang besar,” kata Kepala Negara.

“Saya minta agar paling lambat minggu depan sudah juga terbentuk (dewan direksi) dan setelah itu langsung bekerja, tancap gas, sesuai dengan yang kita rencanakan,” tuturnya. (Bpmi)

Tinggalkan Balasan