DANDIM JAYAWIJAYA : TNI – POLRI ANTISIPASI TERJADINYA KERUSUHAN DI WAMENA

0
145

PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf Candra Dianto, SH memastikan TNI yang berada di Wamena akan bersinergi dengan pihak kepolisian Polres Jayawijaya untuk mencegah dampak baru dari konflik antar warga Pelebaga dan Hubikosi yang terjadi di Wamena.

Dimana anggota Kodim 1702/Jayawijaya, Batalyon 756/WMS juga telah melakukan pengamanan bersama anggota Polres Jayawijaya, Brimob, di lokasi bentrokan, baik terhadap warga yang bertikai maupun pengamanan anggota yang bertugas.

BACA JUGA : BUPATI YAHUKIMO RESMIKAN KORAMIL DEKAI, BERHARAP DAPAT BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT

“Walaupun proses perdamaian telah berlangsung, kami bersama Polres tetap akan melakukan pengawalan kasus konflik sosial perang suku ini hingga tuntas, sedangkan untuk para pelaku yang menjadi dalang hingga timbulnya peristiwa yang menyebabkan adanya korban jiwa ini, nanti pihak Polres Jayawijaya yang akan melakukan proses hukum lebih lanjut kepada para pelaku,” tegas Dandim saat ditemui dilokasi tempat terjadinya bentrokan, pada Kamis (20/08/2020)

Selanjutnya Dandim menambahkan bahwa Anggota TNI bersama kepolisian akan menjalankan proses tersebut secara persuasif sehingga tidak menimbulkan dampak baru.

“Walaupun sampai saat ini kondisi masih aman dan kondusif tetapi kami tetap siap siaga guna mengantisipasi apabila ada yang hal-hal tidak diinginkan,” ujarnya.

BACA JUGA : WARGA ARSO 7 SERAHKAN SENJATA RAKITAN SECARA SUKARELA KEPADA SATGAS PAMTAS YONIF PR 328/DGH

Sementara itu, Saat bentrokan warga yang terjadi di Distrik Hubikosi ini menyebabkan empat orang warga dari kampung Meagama Distrik Hubikosi mengalami luka-luka.

Bentrok antar warga Kampung Meagama Distrik Hubikosi dengan warga Kampung Usiwuka Distrik Pelebaga ini berawal dari pembunuhan Ismail Elopere Kepala Kampung Meagama Distrik Hubikosi dan pembunuhan balasan terhadap Yairus Elopere warga dari Distrik Pelebaga yang terjadi dihari yang sama pada Selasa (18/08/20) kemarin.

Tinggalkan Balasan