CEGAH PENYALAHGUNAAN DAN KORSLETING LISTRIK, BABINSA KODIM 1709/YAWA DAMPINGI PETUGAS PLN LAKUKAN PEMERIKSAAN DI KAMPUNG RANDAWAYA

0
269

Prajurit TNI Mendampingi Petugas PLN, Dalam Rangka Penertiban Jaringan Listrik Di Kampung Randawaya

Yapen, Guna mencegah terjadinya korsleting listrik yang dapat mengakibatkan kebakaran di perumahan masyarakat, Personel Kodim 1709/Yawa Sertu J. Horota dan Babinsa Koramil 1709-02/Yaptim Sertu Khaerudin serta Serda W. Borowai mendampingi Petugas PLN untuk melaksanakan Penertiban Jaringan/Instalasi Listrik dan Penyalahgunaan Aliran Listrik di Kampung Randawaya Distrik Teluk Ampimoi Kab. Kep. Yapen, Jumat (05 April 2019).

Bapak Robert Simanjuntak selaku Manajer PT. PLN wilayah yapen yang sebelumnya telah berkoordinasi dengan aparat kampung untuk melaksanakan penertiban ini mengungkapkan, kegiatan ini digelar dalam rangka melokalisir suatu daerah menjadi tertib listrik dengan memeriksa KWH meter, MSD, dan menampung keluhan pelanggan secara lengkap. “Pelanggaran kelistrikan tidak hanya bisa menimbulkan kerugian finansial bagi Negara, tetapi juga bisa membahayakan lingkungan dan masyarakat di sekitarnya”.

Pencurian listrik biasanya dilakukan dengan menarik kabel langsung dari tiang listrik dengan menggunakan kabel yang tidak sesuai dengan standar keselamatan dan hal ini sangat berpotensi menimbulkan hubungan arus pendek listrik (Korsleting) yang bisa mengakibatkan kebakaran, ujarnya.

Senada dengan Manajer PT. PLN, Babinsa Sertu Khaerudin pun turut menambahkan, kami mendapat informasi dari petugas PLN bahwa masyarakat diharapkan tidak menggunakan kabel serabut melainkan menggunakan kabel tunggal yang minimal berukuran 2,5 mm untuk jalur utama instalasi listrik dan ukuran 1,5 mm untuk jalur percabangan.

Persyaratan ini diharapkan dapat mencegah bahaya korsleting yang diakibatkan oleh kesalahan masyarakat dalam menggunakan kabel untuk instalasi di perumahan, karena apabila kabel tidak sesuai dengan konsumsi watt yang digunakan otomatis kabel akan meleleh dan terbakar karena tidak sanggup menahan beban listrik yang digunakan, lanjut Khaerudin.

Untuk itu, kami menghimbau para warga masyarakat kampung randawaya ini untuk bersama-sama menjaga dan memelihara keamanan listrik dikediamannya masing-masing agar terhindar dari bahaya kebakaran. Apabila melihat adanya warga lain yang melakukan penyalahgunaan aliran listrik agar segera melaporkan kepada petugas PLN dan bisa juga melaporkan kepada Babinsa yang akan segera dilanjutkan kepada petugas PLN, tutupnya.

Tinggalkan Balasan