BERKUNJUNG KE MBUA, DANREM 172 SAMPAIKAN BEBERAPA HAL KEPADA PRAJURITNYA

0
28
Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan saat melakukan kunjungan ke pos Prajurit yang bertugas wilayah distrik Mbua Kabupaten Nduga (Dok : Penrem 172)

Abepura,”tabloidnusantara.com,” – Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan melakukan kunjungan ke wilayah distrik Mbua Kabupaten Nduga. pada Sabtu (10/10) lalu.

Pada kunjungannya tersebut, Danrem semata-mata ingin memberikan support kepada prajurit, karena dengan adanya kunjungan dari pimpinan diharapkan mampu menambah moril prajurit dalam melaksanakan penugasan di daerah rawan.

Baca Juga : TEMPUH MEDAN BERAT, DANREM 172/PWY BERI SUPPORT PRAJURIT DI MBUA

Selain memberikan suport, Danrem 172 mengatakan kepada anggota yang bertugas disana bahwa seperti kita ketahui bersama bahwa wilayah tersebut merupakan daerah operasi dari kelompok sparatis bersenjata pimpinan Egianus Kogoya,  yang pada 2 Desember 2018 lalu melakukan pembantaian keji kepada belasan karyawan PT.  Istaka Karya, serta penyerangan Pos Yonif 755/Yalet pada (3/12/2018) silam yang mengakibatkan Serda Handoko meninggal dunia.

Baca Juga : SOSIALISASI PENYULUHAN PERTANIAN, JADI PROGRAM NON FISIK TMMD KE-109 KODIM 1711/BVD

Mengingat hal tersebut, Danrem memberikan beberapa penekanan kepada seluruh anggota yang bertugas di wilayah rawan, terutama di Distrik Mbua yaitu pertajam naluri tempur, khususnya kejelian membaca tanda-tanda alam dan kebiasaan kehidupan disekitar Pos. Harus paham tentang indikator Pos akan diserang, karena penyerangan OPM tidak terjadi secara serta merta, tetapi melalui proses. Proses itu harus dipahami oleh semua anggota Pos sebagai indikator.

selanjutnya pahami segala sesuatu tentang pertempuran, bahwa pertempuran itu tidak mengikuti norma sehingga harus selalu mengembangkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi. Pertempuran itu penuh tipu muslihat sehingga harus cerdas mengembangkan siasat bertempur.

“Pertempuran itu penuh dinamika sehingga harus selalu mengikuti perkembangan strategi dan taktik bertempur musuh. Pertempuran itu keras dan kejam sehingga harus selalu waspada dan tidak boleh lengah. Ketiga: tetap semangat, jaga kesehatan dan laksanakan tugas secara profesional,”kata Danrem.

“Tetapi dengan melihat kondisi saat ini Saya yakin dan percaya kalian semua mampu melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya”, ujar pucuk pimpinan di Korem 172/PWY ini.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasiops Korem 172/PWY Letkol Inf Josep D.D Surbakti, Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto beserta romboongan.

Tinggalkan Balasan