BEGINILAH SANKSI PERWAL JAYAPURA COVID-19, BAGI MASYARAKAT YANG MELANGGAR

0
36
Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kota Jayapura, Bapak Rustan Saru

Jayapura,”https://tabloidnusantara.com/”- Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kota Jayapura, Rustan Saru menegaskan pada pekan depan, pihaknya akan menerapkan sanksi dari Peraturan Wali Kota (Perwal) nomor 10 tahun 2020 tentang pembatasan aktivitas masyarakat dan dunia usaha.

“Rabu, 16 September 2020 akan diterapkan sanksi Perwal bagi masyarakat dan dunia usaha yang melanggar jam beraktivitas,” kata Rustan Saru yang juga menjabat sebagai wakil wali kota Jayapura, kepada redaksi koranpapua.com, Jumat, 11 September 2020 di ruang kerjanya. 

Baca Juga : “TEKAN PENYEBARAN COVID-19, BABINSA KORAMIL 1710-03/KUALA KENCANA BERIKAN MASKER KEPADA MASYARAKAT

Menurut Rustan, dalam Perwal nomor 10 tahun 2020 tersebut mengatur soal pembatasan aktivitas untuk perpanjangan yang berlaku pada 3 September hiungga 30 september 2020.

“Ada dua hal yang menjadi dasar dikeluarkan Perwal tersebut, yaitu, perpanjangan aktivitas masyarakat dari pukul 06.00 hingga 21.00 WIT, dalam rangka membangkitkan perekonomian masyarakat Kota Jayapura, dan yang kedua adalah, perluasan aktivitas masyarakat, misalnya sudah kami bolehkan acara pernikahan dan resepsi, sudah boleh pertandingan olahraga, Bar, dan XXI, tentunya ini dilakukan dengan pengawasan ketat, dan wajib taati protokol kesehatan,” ujarnya.

Kenapa dibuka? Kata Rustan, dasarnya ada dua, yaitu, RO Kota Jayapura di Agustus sudah 0,8, dan yang kedua grafis bulanan covid-19 (kasus) di Kota Jayapura memuncak pada Juli kemudian Agustus sudah turun. Faktanya di Jayapura pada Juli terdapat 944 kasus dan turun pada Agustus menjadi 305 kasus.

“Walaupun dari sisi kasus perhari masih Sembilan hingga 10 kasus. Tetapi dari fakta lapangan yang kami lihat, sampai dengan hari ini, sudah mencapai 300 kasus. Itu artinya, satu hari 20 kasus. Ini pertanda bahanya soal New Normal. Kenapa terjadi begitu? memang kami melihat masyarakat belum tertib, disiplin, dan taati aturan bebas beraktifitas tanpa menggunakan masker,” katanya.

Sanksi Siap Diterapkan

Rustan Saru menegaskan, apabila masyarakat tak mengindahkan Perwal tersebut, maka siap-siap mendapat sanksi, baik itu sanksi perorangan maupun sanksi dunia usaha.

Baca Juga : “189 ORANG PESERTA MENGIKUTI SIDANG PARADE CABA PK TNI-AD TA 2020”

“Ada dua sanksi, yaitu sanksi perorangan dan sanksi untuk usaha. Akan kami terapkan minggu depan. Sanksi perorangan berupa denda Rp200ribu atau kerja bakti selama 1 jam, dan saksi usaha berupa denda Rp500 ribu atau cabut ijin usaha. Kami menyampaikan kepada masyarakat untuk memperhatikan Perwal tersebut,” tegas Rustan.

Dirinya juga menegaskan bahwa dalam September ini, pihaknya akan tetap melakukan patroli guna memberikan himbauan kepada masyarakat maupun dunia usaha.

“Kalau nanti pada pekan depan masyarakat atau dunia usaha masih melanggar apa yang sudah ditetapkan dalam Perwal tersebut, maka, jangan marah kalau kami langsung tindak. Sudah kami himbau, yang tidak sadar dan dengar-dengaran, maka siap-siap menerima sanksi,” kata Rustan.

(sumber Koranpapua.com)

Tinggalkan Balasan