BEGINI KATA DOKTER TRI MAHARANI TERKAIT HAPPY HYPOXIA PADA PASIEN COVID-19

0
19
Seorang perawat yang sedang mengecek kondisi pasien yang terkena virus Covid-19

Kediri, Jawatimur, “https://tabloidnusantara.com/” – Pemerintah Indonesia mengakui ‘gejala lain’ dari pasien Covid-19 yang disebut sebagai happy hypoxia. Gejala yang disebut seorang dokter sebagai peringatan merah bagi pasien Covid-19, termasuk yang mengalami gejala ringan.

Namun, sejumlah peneliti mengatakan happy hypoxia bisa jadi disebabkan virus yang telah merusak jaringan otak, sehingga sensor terhadap sistem tubuh terganggu.

Dikutip dari “https://www.bbc.com/” Tri Maharani adalah penyintas Covid-19, yang bertugas sebagai kepala unit gawat darurat di Rumah Sakit Daha Husada, Kediri, Jawa Timur.

Baca juga : CEGAH PENYALAGUNAAN NARKOBA DILINGKUNGAN TNI, KOREM 173/PVB GELAR KEGIATAN P4GN

Ia terinfeksi virus corona awal Juni lalu. Hari-hari pertama terinfeksi, ia tak mengalami gejala. Tapi setelah pemeriksaan, kadar oksigen dalam darahnya (saturasi) berada di bawah ambang batas normal.

“Kondisinya baik-baik saja, tapi pas dicek saturasi, saturasinya rendah, kemudian di-foto ulang, ternyata pneumonia saya jadi lebih berat lagi,” kata kata dokter Tri Maharani, Selasa (08/09).

Dokter khusus penanganan medis darurat ini meyakini, sempat mengalami kondisi happy hypoxia.

“Memang di hari-hari awal itu saya tidak mengalami keluhan sama sekali. Saya baru mengalami keluhan itu lima hari. Setelah dirawat,” katanya.

Istilah happy hypoxia baru-baru ini menjadi perbincangan publik. Sebuah gejala hening yang membuat orang yang terinfeksi Covid-19, tanpa sadar tubuhnya mengalami kekurangan oksigen, sehingga dapat menimbulkan hilang kesadaran, koma hingga kematian secara tiba-tiba.

Riset mengenai kondisi pasien Covid-19 dengan happy hypoxia sudah diteliti sejak beberapa bulan lalu.

Baca Juga : BABINSA TERUS AJAK WARGA YAPEN PATUHI PROTOKOL KESEHATAN

Di Jawa Tengah, pejabat setempat menyebut rata-rata pasien Covid-19 di sana mengalami gejala Happy Hypoxia.

Namun, juru bicara Satgas Covid-19 Jawa Tengah mengatakan, Happy Hypoxia bukan hanya di Jawa Tengah, tapi dapat terjadi terhadap seluruh pasien Covid-19 di seluruh dunia.

(adm)

Tinggalkan Balasan