BARA SATU NUSA SAMPAI DI PERBATASAN MERAUKE

0
46

Merauke, “tabloidnusantara.com” – 16 Feb 2020, Bara Satu Nusa yang dilepas dari kota Jayapura pada tanggal 2 Februari 2020, akhirnya sampai di Kota Merauke pada hari Minggu, 16 Februari 2020. Kegiatan rangkaian estafet obor (torch relay) Bara Satu Nusantara ini diprakarsai oleh Gerakan Satu Nusantara. Obor “Bara Satu Nusa” kemudian akan berkerliling ke seluruh Provinsi di bagian timur Indonesia, untuk selanjutnya bergabung dengan Obor “Bara Satu Bangsa” yang berkeliling di bagian barat Indonesia dan Obor “Bara Satu Bahasa” yang berkeliling di bagian tengah Indonesia.

Kedua obor persatuan yang lainnya, Obor “Bara Satu Bangsa” dilepas dari Kota Sabang di Aceh, sedangkan “Bara Satu Bahasa” dilepas dari Kota Tarakan di Kalimantan Utara secara bersamaan pada 2 Februari 2020 yang lalu. Ketiga obor persatuan tersebut dijadwalkan bertemu di Jakarta pada bulan Agustus 2020, menjelang HUT Kemerdekaan RI yang ke-75.

BACA JUGA : PELEPASAN BARA SATU NUSA DARI JAYAPURA, PAPUA

Ketua Umum Gerakan Satu Nusantara A. Renard Widarto dalam keterangan pers-nya menyampaikan bahwa Rangkaian Bara Satu Nusantara ini bertujuan untuk membarakan semangat persatuan dan kebangsaan bagi seluruh generasi muda dari Sabang sampai Merauke.  “Gerakan Satu Nusantara adalah sebuah gerakan inklusif yang terus berusaha untuk menjangkau generasi muda Indonesia secara luas. Dalam 2 minggu, Kegiatan Bara Satu Nusantara telah menjangkau ujung paling barat dan timur Indonesia. Kami berharap gerakan ini dapat terus menjadi sebuah energi positif yang terus membakar semangat persatuan dan kebangsaan generasi muda kita” ungkap Renard.

Kegiatan Pelepasan Bara Satu Nusa ini dilakukan di Pintu Luar Batas Negara (PLBN) Sota di Kota Merauke pada Minggu (16/2) pukul 16.00 WIT. Kegiatan yang berlangsung di batas negara Indonesia dan Papua Nugini ini diikuti oleh para generasi muda di Kota Merauke dari berbagai latar belakang profesi, suku dan agama yang beragam. Selanjutnya Bara Satu Nusa akan diestafetkan menuju ke kota Manokwari di Provinsi Papua Barat.

Kepala Balai Sungai Wilayah Papua Merauke Nimbrot Rumaropen yang hadir dalam kegiatan ini menilai bahwa kegiatan estafet obor Bara Satu Nusa yang dilaksanakan di Kota Merauke ini merupakan sebuah kegiatan yang baik dalam membangun semangat kebangsaan dan persatuan. “Kegiatan estafet Obor Bara Satu Nusa di kota Merauke ini merupakan kegiatan positif yang menggelorakan kembali semangat kebangsaan dan persatuan sampai ke ujung paling timur Indonesia.”, tutur putra asli Papua tersebut.

Kegiatan Bara Satu Nusantara di Merauke ini juga diikuti oleh beberapa pemuda yang bertugas di Kota Merauke. “Kegiatan Bara Satu Nusantara di Merauke ini, membangkitkan semangat dan motivasi kami untuk terus berjuang dan mengabdi demi bangsa dan negara”, tutur Lettu Chk Doni Wiebyantoro, yang sudah 4 tahun berdinas di perbatasan Merauke.

Gerakan Satu Nusantara sendiri diinisiasi oleh Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara bersama dengan beberapa Ikatan Alumni SMA lainnya di berbagai daerah di Indonesia. Lewat kampanye #BedaSatukanKita, Gerakan ini berusaha memposisikan diri sebagai sebuah wadah yang inklusif yang dapat mengajak seluruh generasi muda dari berbagai macam latar belakang yang beragam untuk membangkitkan dan memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan pada Generasi Muda Indonesia.

“Gerakan ini adalah sebuah gerakan inklusif yang diinisiasi oleh Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara, dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-75 dan HUT SMA Taruna Nusantara ke-30. Dengan mengajak Ikatan Alumni SMA lainnya, komunitas dan generasi muda secara luas di seluruh Indonesia, gerakan ini bertujuan untuk menggelorakan dan memperkuat kembali semangat persatuan dan kebangsaan” Ujar David Ratadhi, Ketua Umum Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (IKASTARA).

Tinggalkan Balasan