BANTU KEMBANGKAN PEREKONOMIAN WARGA, SATGAS YONIF 725/WRG PERKENALKAN KOPI ABMI KHAS PAPUA

0
134
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 725/Wrg Pos Okbibab pimpinan Letnan Dua Inf Fiqi Istiandara, S.Tr.(Han)., mengolah Kopi Tradisional bersama masyarakat Kampung Manunggal, Distrik Okbibab, Kab. Pegunungan Bintang

PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Dalam mengatasi kesulitan rakyat, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 725/Wrg Pos Okbibab pimpinan Letnan Dua Inf Fiqi Istiandara, S.Tr.(Han)., mengolah Kopi Tradisional bersama masyarakat Kampung Manunggal, Distrik Okbibab, Kab. Pegunungan Bintang. “Senin, (17/6/2019).

Dimana dengan seiringnya tren minum kopi yang terus melebar, dan guna meningkatkan perekonimian masyarakat, Prajurit TNI, mendampingi warga dalam memproses pengolahan kopi khas Papua.

Proses penggilingan kopi

Dalam pengolahan kopi tersebut, angota Pos Okbibab yang dipimpin langsung oleh Danpos Okbibab Letnan Dua Inf Fiqi dan ditemani oleh Danramil 1702-12/Okbibab Letnan Satu Cba Dwi Wawan serta sang pemilik Kopi Bapak Marius Uropmabin. Kegiatan tersebut mulai dari pengeringan, pemisahan, pengupasan, penyortiran, kemudian penggorengan hingga tahap akhir yaitu penggilingan biji kopi menjadi bubuk kopi yang siap untuk dikonsumsi.

Marius mengaku sangat terbantu dengan adanya kehadiran anggota Satgas Yonif 725/Wrg khususnya Pos Okbibab, pasalnya anggota Pos mampu memisahkan biji kopi yang berkualitas saat proses penyortiran. “Saya senang sekali dengan adanya bapak-bapak TNI dari Pos, saya sangat terbantu saat proses penyortiran Bapak-bapak TNI bisa memisahkan biji yang bagus dan yang kurang bagus secara maksimal”, pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Letnan Dua Inf Fiqi mengatakan bahwa disamping membantu Bpk. Marius dalam mengolah biji kopi hingga siap dipasarkan, pihaknya juga akan membantu memperkenalkan Kopi yang biasa mereka sebut Kopi Abmi tersebut ke Distrik Oksibil, Sentani Jayapura maupun ke daerah lainnya.

“Putaran ekonomi khususnya di wilayah Okbibab sangat minim, bahkan untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari masyarakat hanya memanfaatkan hasil kebun mereka sendiri.Dan untuk penjualan kopi disinipun sangat pasif, sehingga kami berniat akan membantu Bpk. Marius untuk memperkenalkan hasil kopinya ke daerah lainnya”, jelasnya.

Sementara itu di tempat yang berbeda, Dansatgas Yonif 725/Wrg Letkol Inf Hendry Ginting S., S.I.P., sangat mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh anggotanya yang berada di Pos Okbibab. “Membantu masyarakat baik dalam segi apapun itu adalah merupakan salah satu tugas TNI yang telah terprogram dalam pembinaan teritorial di wilayah binaannya, dan ini merupakan salah satu cara untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat”, imbuhnya.

Mengenai kopi di wilayah Papua, ternyata kopi yang berada di Kabupaten Pegunungan Bintang merupakan kopi yang produksi masih sedikit dan kurang lebih 100 pohon yang ditanam masih membutuhkan perhatian khusus dari Pemerintah Papua. Dalam hal ini Satgas Yonif 725/Wrg membantu dan memberi dorongan masyarakat agar terus meningkatkan produksi Kopinya. Pohon ini ditanam pada ketinggian 1.900 meter di atas

Tinggalkan Balasan