“BANSOS COVID – 19” DINAS SOSIAL KOTA JAYAPURA BEKERJA SAMA DENGAN BNI CABANG JAYAPURA.

0
70
PENDISTRIBUSIAN KARTU KELUARGA PROGRAM SEMBAKO COVID - 19 BNI CABANG JAYAPURA YANG BEKERJA SAMA DENGAN DINAS SOSIAL KOTA JAYAPURA

JAYAPURA, “tabloidnusantara – Bertempat di Koramil 1701-02/Jayapura, Pemerintah Kota Jayapura, melalui Dinas Sosial dengan menggandeng Bank BNI Cabang Jayapura,  mendistribusikan sembako yang diperuntukan bagi warga masyarakat yang telah memiliki Kartu Keluarga Sejahtera.

Dalam kegiatan ini sebelum pembagian sembako, selalu mengutamakan dan melaksanakan tentang kebijakan dan himbauan pemerintah kota Jayapura diantaranya :

  • 1. Infrared Thermometer ( pengukuran suhu badan )
  • 2. Cuci tangan sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan
  • 3. Phisical Distansing ( Jaga jarak )
  • 4. Registrasi
  • 5. Penerimaan sembako
  • 6. Pembatasan waktu kegiatan hanya sampai dengan pukul 13.45 Wit

Dinas sosial Kota Jayapura bekerja sama dengan BNI Cabang Jayapura Dalam kegiatan pendistribusian sembako, “Kali ini warga masyarakat menerima bantuan non tunai berupa sembako, Beras 20 kg, Telur 1 rak dan Sayuran untuk jatah 2 bulan yang diterima dalam satu kali dengan besaran sembako berjumlah Rp 400 000 perkepala keluarga.

BACA JUGA : 1.200 MASKER, KEMBALI DIBAGIKAN KODAM XVII/CENDERAWASIH, “GRATIS KEPADA WARGA”

Selain itu, bagi anak sekolah mendapatkan bantuan tunai, dengan besaran uang tunai berjumlah Rp 200.000 setiap bulan selama pandemi covid-19.

Disisi lain, Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, mengatakan dalam penyaluran dan mekanisme pembagian pihaknya bersinergi bersama BNI cabang Jayapura.

“Jadi, Pemerintah Kota Jayapura bekerja sama dengan Bank BNI dimana warga diberikan kartu merah putih untuk ambil bansos Covid -19,” terangnya di Jayapura.

BACA JUGA : TNI PERKETAT PINTU LINTAS BATAS PAPUA, MASA PANDEMI COVID-19 (PSBB)

Menurut pria yang akrab disapa BTM ini, hanya warga yang membawa kartu merah putih akan dilayani oleh pihak BNI. “Saya merasa masih memakai data yang lama lantaran masih ada warga saya yang berteriak karena ada yang sudah meninggal tetap masih mendapatakan kartu ini. Juga ada anak-anak kecil sehingga harapan saya pak Sekda harus segera melakukan verifikasi data yang akurat,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan