ANJANGSANA TUKAR PIKIRAN SATGAS PAMTAS YONIF PR 328/DGH BERSAMA MASYARAKAT KAMPUNG KIBAY

0
156

Keluhan Masyarakat Kibay Dengan Adanya Perkembangan Kampung Kibay Membuat Masyarakat Pribumi Tersisih.

Dalam kegiatan Komsos (Komunikasi Sosial) menjadi sarana pendekatan bagi Personel Prajurit TNI yang melaksanakan tugas dalam menjaga wilayah perbatasan. Sehingga terciptanya kepedulian terhadap Warga sekitaran Pos-pos Satgas, yang diaplikasikan dengan berbagai kegiatan. Seperti kegiatan anjangsana ke rumah-rumah Tokoh-tokoh Kampung yang bertujuan dapat bertukar pikiran sehingga dapat memajukan wilayah binaan.

Salah satunya Kampung Kibay, Kabupaten Keerom, dimana dulu dengan sekarang sangat jauh berbeda, perkembangan Kibay sudah sangat berkembang dibandingkan tahun lalu, listrik sudah ada serta akses jalan yang sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda 4 sehingga banyak pelintas batas illegal yang memanfaatkan untuk tinggal di wilayah Indonesia dikarenakan Kampung Kibay sudah lebih maju dibanding wilayah PNG,” Ujar Serda Rizal.

Akibat perkembangan ini membuat masyarakat Kibay, merasa tersisih dari peradapan, sperti apa yang di keluhkan, Bapak Agus Boream mengatakan bahwa hal ini menyebabkan adanya persaingan tidak sehat antara pendatang dengan Warga asli Kampung Kibay.

“Jika kita biarkan kami punya Warga disini berkurang mata pencaharian, lahan-lahan kita punya diambil sama mereka, kayu-kayu di hutan di tebang. Jadi kami harap bantuan dari Satgas untuk mengecek setiap pelintas disini yang bukan Warga asli Kampung kami,” Ungkap Bapak Agus.

Pemerintah Daerah Kab. Keerom pun sudah mulai mendata dan menertibkan pelintas batas illegal dengan pembuatan Pasport yang akan menggantikan kartu lintas batas yang lama, sehingga tidak ada alasan bagi Warga PNG untuk tidak mempunyai kartu lintas batas. 

Tinggalkan Balasan