Papua, “tabloidnusantara.com” – Terkait situasi dan
kondisi di wilayah konflik khususnya Kabupaten Nduga, “yang terkenal dengan
sebutan wilayah segita emas. “Seakan
tak ada habisnya untuk dibahas.
“Terkait dengan tanggapan Gubernur Papua Lukas Enembe, mengenai
konflik bersenjata antara aparat keamanan dengan kelompok separatis pimpinan
Egianus Kogoya yang menyebabkan ribuan warga meninggalkan tempat tinggalnya. Ia
juga mengatakan yang terpenting saat ini adalah bagaimana pemerintah secara
komprehensif segera mengatasi masalah di Nduga dan masyarakat bisa kembali ke
tempat asalanya.
“Bukan (penarikan pasukan), kita sudah sampaikan waktu itu. Saya
tidak tahu berapa lama ini akan berakhir, apakah mereka sudah habiskan OPM?
Tentara bertugas untuk kasih habis OPM, kalau mereka masih ada kapan
berakhirnya. “Kata Lukas kepada wartawan saat dijayapura.
“Pernyataan Gubernur Papua Lukas Enembe, tidak sesuai dengan situasi
kondisi saat ini diwilayah Nduga.
Seperti yang di sampaikan putra kepala kampung Otalama distrik
mbua, saat ini situasinya sebagian besar sudah aman. “Dimana kedatangan,
adek-adek TNI-Polri, dan zipur datang mereka menjaga kami, trus bikin jembatan
aman.
“Sebagian pengungsi sudah kembali datang. “Kita anak-anak Tuhan
duduk tenang tinggal dirumah dengan aparat keamanan sudah bersama kami disini
bekerja sama juga. “Ujarnya.
Dan beberapa masyarakat lainnya menyatakan situasi saat ini khusunya
Distrik Mbua, sudah aman, kami sudah bisa berkebun, berburu dan saling membatu
satu sama lainnya.
Pernyataan putra kepala kampung Otalama distrik mbua situasi sudah aman dan konsif.