Selasa, 29 September 2026
TABLOID NUSANTARA
PERISTIWA

GEGER KAMPUNG CIJERUK LEMBANGz DUA PEDAGANG KUPAT TAHU TEWAS MULUT BERBUSA SATU KRITIS

Bagikan berita:

LEMBANG, tabloidnusantara. Warga Kampung Cijeruk Desa Lembang Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat digemparkan dengan penemuan tiga pria dalam kondisi tidak sadarkan diri di sebuah rumah kontrakan pada Senin 28 September pagi. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia sementara satu korban lain dalam kondisi kritis.

Ketiga korban diketahui merupakan warga asal Kabupaten Garut yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang kupat tahu keliling. Identitas para korban ialah Ijang Nadi Gunaefi Dede Rizki dan Eji Fauzi.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang perempuan yang hendak mengantarkan makanan kepada pacarnya Ijang Nadi Gunaefi. Lantaran pintu kontrakan terkunci dari dalam saksi meminta bantuan pemilik kontrakan untuk membuka paksa pintu tersebut.

Saat pintu terbuka saksi mendapati ketiga korban sudah tergeletak tidak sadarkan diri dengan kondisi mulut berbusa. Warga sempat memberikan pertolongan pertama dengan membawa Dede Rizki ke RSUD Lembang sebelum akhirnya ketiga korban dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin RSHS Bandung untuk penanganan medis lebih lanjut dan keperluan autopsi.

Kapolsek Lembang Ajun Komisaris Bambang Haryono mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mendalami penyebab pasti kematian dua korban tersebut. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara TKP awal petugas tidak menemukan obat-obatan keras di lokasi kejadian.

“Untuk sementara memang kita masih mendalami akibat meninggal dunia karena apa,” ujar Bambang saat memberikan keterangan di lokasi kejadian Senin 28 September.

Bambang menambahkan saat warga masuk ke dalam rumah ditemukan kompor dalam kondisi masih menyala.

Diduga para korban tengah bersiap untuk berjualan sebelum insiden terjadi. Polisi juga menemukan empat butir obat parasetamol dan sisa makanan di lokasi.

“Termasuk juga kompor menyala akibat gas atau yang lain masih kita dalami menunggu keterangan dari pihak rumah sakit,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan warga setempat ketiga korban masih memiliki hubungan saudara. Mereka diketahui baru menempati rumah kontrakan di RT 06 RW 08 tersebut selama kurang lebih delapan bulan.

Selama tinggal di Kampung Cijeruk para korban dikenal sebagai pribadi yang baik dan tidak pernah menunjukkan gelagat mencurigakan.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari RSHS Bandung untuk memastikan apakah kematian disebabkan oleh keracunan gas.