Karanganyar “tabloidnusantara.com”
– Guna mendukung program ketahanan pangan, Babinsa Harjosari Serda Wardoyo
berikan pendampingan kepada peternak ikan lele sistem bioflok, kemarin, Kamis
06/02/2020.
Budidaya lele system bioflok ini merupakan program pemberdayaan masyarakat, bertempat di desa Harjosari kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar, dibentuk oleh pemerintah desa setempat dengan menggunakan anggaran dana desa tahun 2019. Bantuan kolam yang diperuntukanbagi warga, tersebar diseluruh dusun di wilayah desa Harjosari dengan dikelola oleh pemuda Karangtaruna dari tiap dusun.
BACA JUGA : BUKA LAHAN PERKEBUNAN, TNI BANTU TINGKATKAN PEREKONOMIAN RAKYAT
Wardoyo yang akrab dipanggil Pak Babinsa mengatakan, “pembesaran lele dengan sistem bioflok tidak memerlukan lahan yang luas, cukup kolam buatan dari bahan terpal dengan rangka bambu atau besi, kualitas air yang ditingkatkan menggunakan mesin aerator untuk memasok sirkulasi oksigen dalam kolam. Untuk memperoleh hasil budidaya ikan lele yang baik pada kolam bioflok, kunci utamanya terletak pada pengaturan makanan, kondisi air, dan suhu air.
BACA JUGA : PEMPROV JATENG SIAPKAN ASURANSI KEPADA PETANI YANG TERKENA CUACA EKSTRIM
Pada kesempatan yang sama, Kasi
pelayanan Desa Harjosari mengucapkan banyak terimakasih kepada Pak Babinsa,
yang selalu aktif memberikan pendampingan saat pengecekan program pemberdayaan
masyarakat yaitu pembudidayaan ikan lele, sehingga dapat meningkatkan
perekonomian dan kesejahteraan warga. (tn)