Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

TERSAMBAR PETIR, PENDULANG EMAS DI TIMIKA TEWAS

Timika – Cuaca di segala penjuru Tanah Air yang rata-rata hujan selalu memberikan dampak pada lingkungan, seperti banjir dan tanah longsor, Namun lain halnya dengan di Timika Papua.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

Timika – Cuaca di segala penjuru Tanah Air yang rata-rata hujan selalu memberikan dampak pada lingkungan, seperti banjir dan tanah longsor, Namun lain halnya dengan di Timika Papua.

Dikutip dari Antara, seorang pendulang emas tradisional bernama Dengsiangle dilaporkan meninggal dunia akibat tersambar petir saat hujan deras di sekitar Mile 37, Kali Kabur, Timika, Papua, Sabtu (04/1)

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan/SAR Timika Monce
Brury yang dihubungi Antara di Timika, Sabtu, mengatakan jenazah korban
sementara dievakuasi oleh personel SAR gabungan menuju kamar jenazah RSUD
Mimika.

“Sementara ini jenazah korban sedang dalam proses
evakuasi ke kamar jenazah RSUD Mimika,” kata Monce.

Berdasarkan informasi yang diterima Kantor SAR Timika dari
rekan korban atas nama Simon Rahayaan, korban tersambar petir di lokasi
pendulangan di sekitar Mile 37, Kali Kabur sekitar pukul 16.30 WIT.

Saat kejadian itu, hujan lebat mengguyur kawasan Kota Timika
dan sekitarnya.

“Setelah menerima laporan, kami langsung memberangkatkan
tim rescue ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban. Kondisi cuaca di
lokasi kejadian dilaporkan hujan lebat disertai petir,” jelas Monce.

Proses evakuasi korban cukup sulit lantaran kondisi cuaca
yang kurang bersahabat serta lokasi tersebut cukup jauh dari ruas jalan.

Selain dari Kantor SAR Timika, personel yang terlibat dalam
proses evakuasi jenazah korban yaitu sejumlah anggota Polsek Kuala Kencana dan
rekan kerja korban.