Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

SATGAS PAMTAS YONIF PR 328/DGH BANTU BUATKAN PONDOK DI KEBUN MILIK WARGA KAMPUNG SKOUW SAE.

Jayapura,- “tabloidnusantara.com” -Mengolah kebun adalah salah satu mata pencaharian masyarakat untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari, namun gangguan hewan liar yang merusak tanaman menjadi salah satu faktor kerugian yang dialami oleh masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH membantu membuatkan pondok dikebun Bapak Yopi warga Kampung Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Jayapura. Senin (08/07/2019).

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram


Jayapura,- “tabloidnusantara.com” -Mengolah kebun adalah salah satu mata pencaharian masyarakat untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari, namun gangguan hewan liar yang merusak tanaman menjadi salah satu faktor kerugian yang dialami oleh masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH membantu membuatkan pondok dikebun Bapak Yopi warga Kampung Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Jayapura. Senin (08/07/2019).

Disampaikan oleh Dansatgas Pamtas Yonif PR
328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) pembuatan pondok dilakukan
oleh personel Satgas Pos Ramil Muara Tami setelah sebagian kebun Bapak Yopi rusak,
“Saat akan melaksanakan anjangsana Bapak Yopi menceritakan bahwa hasil kebunnya
kebanyakan rusak akibat hewan liar, Personel pun berinisiatif untuk membuatkan
pondok dimana Bapak Yopi dapat menjaga kebunnya dari gangguan hewan liar,” ujar
Mayor Erwin.

Personel Satgas membuat pondok jaga, dengan dibantu warga sekitar.

Berbekal kayu dan seng milik Bapak Yopi,
Personel Satgas mulai membuat pondok jaga, “Dengan dibantu warga sekitar
pembangunan pondok dapat berlangsung selama 2-3 hari, setelah jadi pondok juga
bisa dapat digunakan oleh warga untuk beristirahat setelah berkebun,” ucapnya.

Sementara itu, Bapak Yopi pun mengucapkan
terima kasih nya atas kepedulian dan bantuan dari Satgas, “Saya merasa sangat
terbantu dengan kehadiran Satgas disini, sebelumnya hasil kebun saya tidak
maksimal karena dirusak sama hewan liar (babi hutan) oleh karena itu, dengan
dibangunkan pondok oleh satgas dan warga dapat membantu menjaga kebun disini,”
pungkas Bapak Yopi.