227 WARGA INDONESIA TERPAPAR COVID-19

0
68

JAKARTA, “tabloidnusantara.com” – Penyebaran virus corona semakin meluas di berbagai belahan dunia, pemerintah dimasing masing negara berusaha sekuat tenaga untuk menghambat penyebarannya. Beberapa negara termasuk Indonesia membangun dan melengkapi fasilitas isolasi bagi warganya yang pulang dari luar negeri, membatasi dan mengurangi aktivitas yang berhubungan dengan pengumpulan massa sampai menutup akses negaranya.

Virus corona yang awalnya menyebar di Kota Wuhan, China ini, sudah ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) sebagai pademi. Istilah pandemi menurut KBBI dimaknai sebagai wabah yang berjangkit serempak di mana-mana, meliputi, daerah geografi yang luas. Wabah penyakit yang masuk dalam kategori pandemi adalah penyakit yang menular dan memiliki garis infeksi berkelanjutan.

152 negara di dunia sudah tercatat menginformasi warganya terinfeksi COVID-19. Negara negara tersebut meliputi China, Italia, Iran, Spanyol, Korea Selatan, Jerman, Perancis, Amerika Serikat, Swiss, Inggris, Norwegia, Swedia, Belgia, Austria, Denmark, Jepang, Malaysia, Qatar, Kanada, Australia, Portugal, Yunani, Ceko, Finlandia, Israel, Slovenia, Singapura, Bahrain, Estonia, Brazil, Islandia, Polandia, Irlandia, Romania, Chile, Mesir, Thailand, Filipina, Pakistan, Indonesia, Irak, Kuwait, India, Saudi Arabia, San Marino, Lebanon, Uni Emirat Arab, Russia, Peru, Luxembourg, Taiwan, Slovakia, Afrika Selatan, Vietnam, Kroasia Argentina Panama Serbia Brunei Darussalam Algeria Kolombia Meksiko Armenia, Bulgaria, Albania, Hungary, Ecuador, Belarus, Costa Rica, Latvia, Georgia, Siprus, Malta, Morocco, Sri Lanka, Bosnia and Herzegovina, Senegal, Moldova, Oman, Afghanistan, Tunisia, Makedonia Utara, Turki, Lithuania, Venezuela, Jordania, Burkina, Faso, Azerbaijan, Martinique, Maladewa, Bolivia, Republik Dominika, Guyana, Perancis, Jamaika, Kazakhstan, Reunion, Selandia Baru, Uruguay, Paraguay, Kamboja, Monaco, Ukraina, Ghana, Uzbekistan, Guadeloupe, Honduras, Ethiopia, Rwanda, Kamerun, Cuba, Liechtenstein, Trinidad and Tobago, Guyana, Guam, Kenya, Puerto Rico, Seychelles, Aruba, Guatemala, Jersey, Saint Lucia, Andorra, Nigeria, Namibia, Kosovo, Congo (Kinshasa), Guinea, Liberia, Tanzania, Gabon, Greenland, Congo (Brazzaville,) Saint Vincent and the Grenadines, Mongolia, Somalia, Benin, Republic of the Congo, Togo, Central African, Republic The Bahamas, Guernsey, Antigua and Barbuda, Eswatini, Bhutan, Sudan, Nepal, Suriname, Holy See, Pantai Gading, Mauritania, Mayotte, Equatorial Guinea.

Achmad Yurianto juru bicara pemerintah untuk penanganan Virus Corona

Sementara itu terkait perkembangan COVID-19 di Indonesia dihimpun lewat keterangan pers Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto (Yuri), Rabu (18/3/2020), jumlah kasus positif COVID-19 untuk di dalam negeri sebanyak 227 kasus, 11 orang sembuh dan 19 orang dikabarkan meninggal dunia. Berikut ini data selengkapnya perkembangan COVID-19 di Indonesia.

Jumlah Kasus Positif COVID-19 berjumlah 227 orang (termasuk yang sudah sembuh)

Kasus Positif Covid-19 Meninggal Dunia  19 Orang Meninggal tersebar di daerah :

  • Bali: 1 orang.
  • Banten: 1 orang
  • DKI: 12 orang
  • Jawa Barat: 1 orang
  • Jawa Tengah: 2 orang
  • Jawa Timur: 1 orang
  • Sumatera Utara: 1 orang

Sembuh dari Covid-19 di Indonesia : 11 orang (Negatif Covid 19 dan boleh pulang dari RS)

Jumlah orang yang diperiksa berjumlah 1.255 orang (data Kemenkes per 17 Maret 2020)

Negatif Covid-19 berjumlah 1.083 orang (data Kemenkes per 17 Maret 2020)

Sedangkan kasus Covid-19 yang diderita WNI yang berada di luar negeri berjumlah 24 orang meliputi :

  • Jepang dinyatakan 9 WNI sudah sembuh semua. Kesembilan WNI ini merupakan ABK Kapal Diamond Princess
  • Singapura total 11  WNI positif COVID-19 dan 1 di antaranya sembuh meliputi
  • Malaysia dinyatakan 3 WNI positif COVID-19. 3 WNI ini merupakan jemaah tablig akbar di Masjid Sri Petaling, Malaysia.
  • Arab Saudi dinyatakan 1 WNI positif COVID-19 dan sedang menjalani karantina di Riyadh.
  • Australia dinyatakan 1 WNI sebagai Kasus ke-12 yaitu seorang perempuan berusia 50 tahun di Victoria dan merupakan permanent resident.
  • Taiwan dinyatakan 1 Pasien WNI dinyatakan kasus nomor 32 dilaporkan dalam kondisi stabil.

Sumber berita, detik.com, kompas.com dan website kemenkes

Tinggalkan Balasan