Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
HEADLINE

SATGAS PAMTAS YONIF PR 328/DGH AMANKAN 800 GRAM GANJA KERING SIAP EDAR DI PERBATASAN RI-PNG

Dalam rangka mencegah masuknya barang-barang terlarang ke wilayah Republik Indonesia, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH rutin melaksanakan patroli-patroli keamanan di sekitar jalan-jalan yang sering dijadikan keluar masuknya barang-barang illegal dan terlarang, Minggu (28/04).

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

Dalam rangka mencegah masuknya barang-barang terlarang ke wilayah Republik Indonesia, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH rutin melaksanakan patroli-patroli keamanan di sekitar jalan-jalan yang sering dijadikan keluar masuknya barang-barang illegal dan terlarang, Minggu (28/04).

Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH
Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M. Tr (Han) mengatakan bahwa penemuan ganja
kering tersebut berawal dari Personel Satgas yang dipimpin oleh Serda Parade
melakukan patroli keamanan disekitar jalan tikus yang berada di pinggiran
pantai Wutung, “Kami mendapat informasi bahwa jalan tersebut masih sering
dilalui pelintas batas (Warga PNG) yang membawa barang terlarang dan juga
transaksi narkoba,” Ujarnya.

Kondisi wilayah perbatasan yang
dikelilingi oleh hutan, gunung dan pantai membuat banyak alternatif bagi para pengedar
ganja untuk mengedarkan barang terlarang tersebut ke wilayah Indonesia melalui
jalan-jalan tikus, “Dengan kondisi wilayah seperti ini, personel kami akan
terus memperkecil dan mempersempit ruang gerak maupun jalan-jalan yang sering
dilewati dan akan terus melakukan patroli-patroli secara rutin,” Tambahnya.

Sebelum penemuan ganja tersebut, Tim
patroli sedang melakukan pengamanan (ambush), “Kemudian dari arah PNG seorang
pemuda melihat tim patroli dan langsung berlari kembali ke arah PNG, merasa curiga
Personel Satgas pun melakukan penyisiran lokasi dan berhasil mengamankan 800
Gram Ganja kering siap edar yang disamarkan di bawah tumpukan daun kelapa yang
dibungkus plastik merah,” Pungkasnya.

Berdasarkan kejadian tersebut, Mayor
Inf Erwin pun menegaskan dan berharap agar Warga saling menjaga wilayah
perbatasan sebagai pintu terdepan wilayah Indonesia dalam hal mencegah
peredaran narkoba dan barang illegal lainnya, “Narkoba dapat membahayakan dan
sama sekali tidak ada manfaatnya, mari bersama-sama kita jaga wilayah kita dari
masuknya barang terlarang tersebut,” Jelasnya.