Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

20 JENAZAH KORBAN BANJIR AKAN SEGERA DI MAKAMKAN MASSAL

Proses identifikasi pasca bencana banjir bandang, Sentani, Jayapura, akhirnya menuai titik terang dari 20 jenazah yang belum di ambil keluarganya akan di makamkan secara massal, rabu (27/03).

20 Jenazah Yang Belum Di Ambil Keluarganya Akan Di Makamkan Secara Massal

Proses identifikasi pasca bencana banjir bandang, Sentani, Jayapura, akhirnya menuai titik terang dari 20 jenazah yang belum di ambil keluarganya akan di makamkan secara massal, rabu (27/03).

20 Jenazah Korban Banjir Bandang Sentani Akan Di Makamkan Di Kampung Harapan, Sentani

Pemerintah, Tokoh Adat dan
Pimpinan Forum Kerukunan Umat Beragama Papua serta pihak korban banjir yang
belum ketemu saudaranya sepakat untuk melakukan pemakaman massal terhadap 20
jenazah yang masih di RS. Bayangkara Polda Papua.

Pemakaman 20 jenazah yang belum
teridentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identivication (DVI) RS. Bayangkara,
akan di makamkan di kampung Harapan, Sentani. Tempat ini yang sudah di sepakati
bersama dan rencana pemakaman akan di laksankan pukul 12.00 WIT.

Kabid Dokkes, Polda Papua, Kombes
Pol dr. Ramon Amiman, mengatakan pihaknya telah siap melaksanakan penyerahan
jenazah untuk di makamkan, bahkan kami sudah siapkan berkas-berkas hasil
identifikasi untuk di serahkan ke pemeritah Provinsi papua guna melengkapi
proses pemakaman massal. Setiap peti jenazah akan akan di lengkapi layaknya
pemakaman jenazah pada umumnya. Adapun data 20 jenazah yang akan dimakamkan,
terdiri dari 3 orang berjenis kelamin perempuan dewasa, 7 orang laki-laki
dewasa, 2 orang anak perempuan dan 8 orang anak laki-laki. “Tegasnya.”

Sebelumnya Gubernur Lukas Enembe sempat menunda proses
pemakaman massal yang di rencanakan pelaksanaannya tanggal 20 maret yang lalu,
setelah beliau menetapkan 14 hari masa tanggap bencana, penundaan untuk
memberikan kesempatan masyarakat pihak korban untuk melihat jenazah secara
langsung apabila ada anggota keluarganya yang ditemukan dan berada di RS.
Bayangkara. “Ujar Gubernur.”