Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

TANGANI PANDEMI DI TAHUN 2021, VAKSIN COVID-19 JADI SALAH SATU PRIORITAS UTAMA PEMERINTAH

Jakarta,”Tabloidnusantara.com,” – Pengendalian pandemi Covid-19 pada tahun 2021 akan memprioritaskan pada penyediaan dan pemberian vaksin pada seluruh masyarakat Indonesia. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan pemerintah terus mengikuti perkembangan vaksinasi yang telah dilakukan beberapa negara di dunia. Seperti Inggris, Amerika Serikat dan Kanada yang telah melakukan vaksinasi di tahun 2020.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram


Jakarta,”Tabloidnusantara.com,” – Pengendalian pandemi Covid-19 pada tahun 2021 akan memprioritaskan pada penyediaan dan pemberian vaksin pada seluruh masyarakat Indonesia. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan pemerintah terus mengikuti perkembangan vaksinasi yang telah dilakukan beberapa negara di dunia. Seperti Inggris, Amerika Serikat dan Kanada yang telah melakukan vaksinasi di tahun 2020. 

“Pemerintah akan terus mengikuti perkembangan vaksinasi yang telah dilakukan berbagai negara tersebut sebagai bahan masukan program vaksinasi nasional,”  jelasnya dalam agenda keterangan pers “Covid-19 : Refleksi Akhir Tahun 2020 dan Menuju 2021” di Gedung BNPB, Kamis (31/12/2020) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Ia menyampaikan bahwa Menteri
Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan akan ada 2 jalur kerjasama dalam
mengadakan kandidat vaksin Covid-19. Yaitu hasil kerjasama
bilateral/multilateral dan pengembangan vaksin Merah Putih. Untuk vaksin Merah
Putih merupakan hasil kerjasama perguruan tinggi dan lembaga penelitian yang
ada di Indonesia. 

Rencananya, pada triwulan pertama tahun 2021, vaksin Merah Putih akan diserahkan PT Bio Farma untuk dilakukan uji klinis dan praklinis dan selanjutnya mendapat izin edar. 

Baca Juga : MALAM PERGANTIAN TAHUN DI PAPUA BERJALAN AMAN DAN KONDUSIF

Lalu, dalam skema kerjasama
bilateral dan multilateral, diantaranya vaksin Sinovac dengan negara Tiongkok
(Cina), Novavax dan Prfizer dengan Amerika Serikat, Astra Zeneca, maupun hasil
kerjasama dnegan banyak negara. Pada skema multilateral, vaksin diperoleh dari
hasil dikoordinasikan oleh Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization
(WHO) yaitu COVAX atau GAVI.

Banyaknya kandidat vaksin yang
telah ditetapkan pemerintah bertujuan untuk memastikan kebutuhan vaksin dalam
negeri tercukupi. Sehingga mampu menciptakan kekebalan komunitas. Nantinya,
vaksinasi akan diberikan secara bertahap, dalam memprioritaskan kelompok
prioritas untuk menerima vaksinasi.

Yang diawali dari petugas
kesehatan, petugas publik dan lansia (lanjut usia) pada periode kuartal pertama
tahun 2021. Dan akan dilanjutkan kepada masyarakat dan wilayah penduduk rentan.
Serta masyarakat lainnya dengan mempertimbangkan klaster penularan pada periode
kedua atau sekitar April 2021 sampai Maret 2022. 

(Adm/Nat)