Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

TNI DI PERBATASAN AJARKAN WARGA BUAT KETERAMPILAN ANYAMAN LIDI

Merauke,”Tabloidnusantara.com” – Berupaya meningkatkan keterampilan warga perbatasan, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Si’mbisa dengan tekun membimbing warga membuat keterampilan anyaman lidi.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

Merauke,”Tabloidnusantara.com” – Berupaya meningkatkan keterampilan warga perbatasan, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Si’mbisa dengan tekun membimbing warga membuat keterampilan anyaman lidi.

Dansatgas Yonif 125/Si’mbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi mengungkapkan, tiga orang personel Satgas Pos Toray dipimpin Serda Frans Tarigan dengan tekun mengajari dan membimbing pembuatan keterampilan anyaman lidi kepada warga Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Kamis (15/10).

Baca Juga : KOREM 172/PWY AJAK MASYARAKAT CEGAH KONFLIK SOSIAL DI PAPUA

“Sebelumnya, personel Satgas Pos Toray sudah beberapa kali melaksanakan
pertemuan membimbing warga membuat anyaman lidi tersebut,” tuturnya.

“Hingga saat ini, sudah ada empat orang warga yang hampir mahir melakukannya, sehingga diharapkan kedepannya mereka juga dapat mengajari warga lainnya,” sambungnya.

Baca Juga : LANDASAN LICIN, PESAWAT TARIKU TERGELINCIR SAAT MENDARAT DI PANIAI

Lebih lanjut dikatakan, beberapa personel memang sudah dibekali
keterampilan anyaman lidi dari home base jauh-jauh hari sebelum berangkat ke
Merauke, mereka juga ditempatkan di Pos yang terdapat kampung, sehingga
keterampilan yang dimiliki dapat ditularkan kepada warga sekitar.

“Selain dapat meningkatkan keterampilan warga, kegiatan ini juga merupakan
wahana untuk mempererat kebersamaan antara Satgas dengan warga,” tandasnya.

Sementara itu, Petrosina Kapaiter ibu Ketua RT. 03 Kampung Toray yang turut
hadir dan mengikuti pelatihan mengucapkan terima kasih kepada personel Satgas
Yonif 125/Si’mbisa khususnya Pos Toray atas ilmu keterampilan yang diberikan
kepada warga Toray.

“Dengan keterampilan yang diberikan bapak Satgas, kami bisa menggunakan waktu senggang membuat lidi kelapa ini menjadi mangkok dan piring untuk keperluan sehari-hari,” ujarnya.

(Nat_Adm)