Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

PASIEN SEMBUH NAIK SIGNIFIKAN, KASUS POSITIF COVID-19 BERTAMBAH 1.240

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Penambahan jumlah pasien sembuh, dalam kurun waktu 24 jam terakhir per hari Jumat 27 Juni 2020 pukul 12.00 WIB menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan. Sebanyak 884 orang, dinyatakan sembuh setelah terinfeksi virus SARS-CoV-2, sehingga hasil tersebut memberikan kontribusi jumlah total pasien sembuh menjadi 21.333 orang.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram


JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Penambahan jumlah pasien sembuh, dalam kurun waktu 24 jam terakhir per hari Jumat 27 Juni 2020 pukul 12.00 WIB menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan. Sebanyak 884 orang, dinyatakan sembuh setelah terinfeksi virus SARS-CoV-2, sehingga hasil tersebut memberikan kontribusi jumlah total pasien sembuh menjadi 21.333 orang.

Juru
Bicara Pemerintah Untuk Penanganan 
Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan bahwa data tersebut diperoleh
dari akumulasi hasil pemeriksaan spesimen sebanyak  22.819, sehingga total spesimen yang telah
diperiksa adalah 731.781 spesimen. Dari hasil pemeriksaan tersebut,
diperoleh juga data penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 1.240,
sehingga jumlah total kasus positif menjadi 51.427 orang.

“Sedangkan kasus kematian juga mengalami kenaikan sebanyak 63 orang sehingga jumlah total meninggal adalah 2.683 orang,” jelas Yuri dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Jumat 26 Juni 2020 sore.

Data Jumlah Penambahan Covid-19 Di Indonesia per 26 Juni 2020. Sumber Gambar https://covid19.go.id/

Sebaran Covid-19

Yuri
menjelaskan juga bahwa penambahan tertinggi hari ini terjadi di Provinsi Jawa
Timur dengan  356 kasus positif  baru dan melaporkan 193 orang sembuh. Provinsi
DKI Jakarta berada di urutan kedua dengan 205 kasus positif baru dan melaporkan
108 orang sembuh. Ketiga adalah Provinsi Jawa Tengah dengan 177 kasus positif
baru.

“Kemudian
Provinsi Sulawesi Selatan dengan 172 kasus positif baru dan tidak ada laporan
sembuh. Sedangkan Provinsi Bali dengan 49 kasus baru dan melaporkan 73 orang
sembuh,” tambah Yuri.

Yuri
dalam kesempatan yang sama melaporkan bahwa tujuh provinsi melaporkan tidak ada
penambahan kasus positif. Ketujuh provinsi tersebut adalah Provinsi Bangka
Belitung, Jambi, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Lampung, Papua Barat dan
Gorontalo.

Sementara itu hari ini 19 provinsi melaporkan kasus baru
namun di bawah 10 kasus. Beberapa provinsi juga melaporkan jumlah kasus sembuh
lebih banyak daripada penambahan jumlah kasus positif baru.

“Sebagai
contoh, Sumatera Utara hari ini melaporkan 14 kasus baru, 64 sembuh. Kemudian
Banten, 10 kasus baru dan 13 sembuh. Kalimantan Tengah, 7 kasus baru dan 29
sembuh. Bengkulu, 4 kasus baru dan 10 sembuh. Sumatera Barat, 3 kasus baru, 10
sembuh. Kepulauan Riau tidak ada kasus baru, dan 18 sembuh. Kemudian Kalimantan
Barat, tidak ada kasus baru dan 6 sembuh,” lanjut Yuri

Gugus
Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah mendata bahwa sebanyak 448
kota/kabupaten  di 34 provinsi telah
terdampak Covid-19 ini dan masih melaksanakan pemantauan terhadap Orang Dalam
Pemantauan (ODP) sebanyak 38.381 orang dan masih melaksanakan pengawasan Pasien
Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 13.506 orang.

Era Kenormalan Baru

Sebelumnya
Achmad Yurianto menyampaikan bahwa berdasarkan penelitian para ahli tentang era
kenormalan baru, beberapa titik perlu diwaspadai karena berpotensi menjadi
kluster baru penyebaran Covid-19 yaitu kantor, rumah makan/restoran dan sarana
transportasi massal. Ketiga tempat tersebut dibutuhkan kedisiplinan dan
kepatuhan dalam melaksanakan protokol kesehatan.

Yuri menekankan, kebijakan kenormalan harus dimaknai secara bijak. Pembukaan sektor maupun daerah tertentu harus difokuskan untuk menggerakkan roda perekonomian, sehingga masyarakat dapat kembali produktif namun tetap aman dari Covid-19. “Oleh karenanya protokol kesehatan mutlak harus dilakukan,” tegasnya.

Sumber Berita: https://covid19.go.id/ dan http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/