Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

PER 23 MEI 2020, KASUS POSITIF COVID-19 DI INDONESIA MELONJAK SIGNIFIKAN 949 ORANG

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Juru Bicara Pemerintah Indonesia Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengumumkan kembali jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 949 orang. Data tersebut merupakan akumulasi hasil pengumpulan data dalam 24 jam terakhir terhitung mulai Jumat (22/5) pukul 12.00 WIB sampai dengan Sabtu (23/5) pukul 12.00 WIB. “Konfirmasi COVID-19 yang positif naik sebanyak 949 orang, sehingga totalnya menadi 21.745 orang,” papar Yuri dalam konferensi pers di

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Juru Bicara Pemerintah Indonesia Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengumumkan kembali jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 949 orang. Data tersebut merupakan akumulasi hasil pengumpulan data dalam 24 jam terakhir terhitung mulai Jumat (22/5) pukul 12.00 WIB sampai dengan Sabtu (23/5) pukul 12.00 WIB. “Konfirmasi COVID-19 yang positif naik sebanyak 949 orang, sehingga totalnya menadi 21.745 orang,” papar Yuri dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta (23/5) sore.

Disamping itu, Achmad Yurianto juga mengumumkan
penambahan pada pasien sembuh sebanyak 192 orang sehingga jumlah pasien sembuh
menjadi 5.249 orang. Sementara unruk kasus meninggal bertambah 25 orang
sehingga jumlah pasien yang meninggal sebanyak 1.351.

Akumulasi
data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak
239.740 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase
Chain Reaction
(PCR) di 69 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 39
laboratorium dan Laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 149 lab. Secara
keseluruhan, 176.035 orang telah diperiksa dan hasilnya 21.745 positif dan
154.290 negatif.

Kemudian
untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dipantau ada sebanyak
49.958 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih diawasi ada 11.495
orang. Sejumlah 34 provinsi dan 399 kabupaten/kota di Tanah Air sudah terdampak
virus corona ini.

Infografis Covid-19 Indonesia 23 Mei 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

Sementara
itu sesuai data yang dihimpun Gugus Tugas, tiga provinsi dengan sebaran
tertinggi adalah DKI Jakarta, Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Jawa Barat. DKI
Jakarta dengan catatan kasus positif sebanyak 6.515 kasus, sementara pasien
sembuh berjumlah 1.564 orang dan kasus meninggal berjumlah 501 orang. Provinsi
Jawa Timur dengan catatan kasus positif sebanyak 3.595 kasus, sementara pasien
sembuh berjumlah 426 orang dan kasus meninggal berjumlah 271 orang. Provinsi
Jawa Barat tercatat kasus positif 2.045 kasus, sementara pasien sembuh
berjumlah 471 orang dan kasus meninggal sebanyak 127 orang.

Sebelumnya Achmad Yurianto mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bekerja sama dan membantu secara gotong royong untuk mematuhi semua ajuran dan arahan pemerintah. “Kalau tidak kita ikuti maka beban masalah akan besar, kita akan menghadapi problema yang berkepanjangan. Mari kita rubah paradigma hidup kita menjadi normal yang baru, yang selalu memperhatikan pola hidup bersih dan sehat (PHBS),” tegas Yuri.

Yuri juga sedikit mengulas tentang himbauan Wakil Presiden untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri dirumah dan Takbir dari rumah. Sementara itu terkait dengan terus bertambahnya kasus terkonfirmasi positif terutama di wilayah DKI Jakarta, Yuri menyampaikan bahwa Gubernur DKI Jakarta telah mengeluarkan peraturan Gubernur DKI Jakarta No 47 tahun 2020, tentang pembatasan kegiatan bepergian keluar dan atau masuk provinsi DKI Jakarta dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Dalam peraturan gubernur tersebut diharapkan bahwa siapapun yang akan melaksanakan perjalanan keluar masuk DKI Jakarta harus memiliki surat ijin keluar masuk wilayah DKI Jakarta. Surat tersebut bisa di download dan diisi di website corona.jakarta.go.id.

“Semua upaya, himbauan dan anjuran pemerintah tersebut di keluarkan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan sesegera mungkin untuk kita bisa semakin produktif namun aman,” tegas Yuri.

Sumber Berita: covid19.go.id