Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

MENINGKAT LAGI MENJADI 2.956 KASUS POSITIF COVID-19, PEMERINTAH EFEKTIFKAN PHYSICAL DISTANCING

JAKARTA, “tabloidnusantara.com“. – Jumlah kasus positif Covid-19 bertambah menjadi 2.956 kasus terhitung mulai hari Selasa tanggal 7 April 2020 pukul 12.00 WIB sampai dengan hari Rabu 8 April 2020 pukul 12.00 WIB. Achmad Yurianto selaku juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19  mengatakan bahwa, terdapat tambahan kasus baru sebanyak 218 orang sehingga total menjadi 2.956 kasus. “Ada 218 kasus baru sehingga total menjadi 2956 kasus,” kata Yuri di kantor BNPB, Jakarta, Rabu (8/4) sore.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

JAKARTA, “tabloidnusantara.com“. – Jumlah kasus positif Covid-19 bertambah menjadi 2.956 kasus terhitung mulai hari Selasa tanggal 7 April 2020 pukul 12.00 WIB sampai dengan hari Rabu 8 April 2020 pukul 12.00 WIB. Achmad Yurianto selaku juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19  mengatakan bahwa, terdapat tambahan kasus baru sebanyak 218 orang sehingga total menjadi 2.956 kasus. “Ada 218 kasus baru sehingga total menjadi 2956 kasus,” kata Yuri di kantor BNPB, Jakarta, Rabu (8/4) sore.

Yuri juga mengumumkan  jumlah pasien sembuh bertambah 18 kasus sehingga
jumlah total menjadi 222 orang. Sementara itu jumlah kasus meninggal bertambah
19 sehingga total kasus meninggal mencapai 240 kasus.

Jumlah Terpapar Covid-19 di Indonesia. Sumber Gambar covid19.go.id

Sebelumnya Achmad Yurianto
menyampaikan bahwa pemerintah telah menyusun strategi penanganan untuk
pemberantasan Covid-19 yang diantaranya adalah hal mendasar mencegah terjadinya
penularan baru ditengah-tengah masyarakat. ”Maka dari itu physical distancing menjadi kunci sukses dalam pelaksanaan
pengendalian penularan Covid-19, tegas Yuri.

Saat ini dirasa perlu oleh
pemerintah untuk memperkuat physical
distancing
, karena dalam beberapa hari terakhir pihaknya menemukan
ketidakefektifan pelaksanaannya akibat disiplin yang masih belum terbangun bersama
didalam masyarakat. “Oleh karena itu pemerintah memberikan kesempatan kepada
pemerintah daerah untuk mengajukan PSBB untuk meningkatkan efektifitas physical distancing,” lanjut Yuri.

Achmad Yurianto juga
menegaskan bahwa masih adanya kelompok yang rentan terkena penyakit ini yang
mengabaikan physical distancing,
mengabaikan jaga jarak dan mengabaikan untuk tidak rajin cuci tangan sehingga
akibatnya terjadi penularan terus menerus. “Strategi dasar ini kita perkuat
dengan adanya gerakan masker untuk semua,” lanjutnya

Strategi yang kedua menurut
Achmad Yurianto adalah melakukan penelusuran kontak dari kasus positif yang
kita rawat. “Kita harus mewaspasdai betul kelompok-kelompok yang potensial
menjadi sumber penularan diantaranya adalah kontak dekat kasus positif, resiko
pada tenaga kesehatan yang merawat penderita dan pada masyarakat di daerah
dimana kasus Covid-19 sangat banyak ditemukan,” terang Yuri

Sementara itu kebijakan yang ketiga yang diambil pemerintah adalah mengedukasi dan menyiapkan secara mandiri pada sebagian hasil kontak presing yang menunjukkan hasil test positif dari rapid test atau negatif namun memiliki gejala untuk melakukan isolasi secara mandiri.

Sumber Berita : covid19.go.id dan kemkes.go.id